SUPIORI| GEMA TIFA PAPUA — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Supiori tidak mematahkan semangat para pembalap dalam mengikuti ajang Bupati Supiori Cup Motoprix Championship 2026. Di tengah kondisi cuaca yang menantang, kegiatan balap motor tersebut tetap berlangsung dengan penuh antusiasme.
Ajang ini tidak hanya menjadi wadah bagi para pembalap untuk menunjukkan kemampuan dan sportivitas, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat setempat.
Ketua Panitia Bupati Supiori Cup Motoprix Championship 2026, Aldy, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut resmi dibuka dengan mempertandingkan delapan seri pada kelas yang berbeda.
Dalam keterangannya kepada sejumlah awak media yang meliput kegiatan tersebut, Aldy menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Supiori, KONI, serta KNPI yang telah berkolaborasi mendukung pelaksanaan kegiatan road race tersebut.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada IMI Papua, IMI Sulawesi Selatan, dan IMI Supiori atas rekomendasi yang diberikan untuk mendukung terselenggaranya kegiatan balap motor di Supiori. Apresiasi turut disampaikan kepada Polres Supiori atas izin yang diberikan sehingga kegiatan dapat dilaksanakan.
“Sebagai ketua panitia, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini, termasuk para sponsor, masyarakat Supiori, tokoh adat, kaum perempuan, pemuda, serta tokoh agama yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini,” ungkap Aldy.
Dorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat
Menurut Aldy, pelaksanaan Bupati Supiori Cup Motoprix Championship 2026 tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi olahraga, tetapi juga memiliki tujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Kegiatan ini membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh pendapatan tambahan melalui penjualan makanan dan minuman, penyediaan penginapan, serta berbagai usaha lainnya selama berlangsungnya perlombaan.
Bahkan, aktivitas para pembalap di luar arena balap juga dinilai berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi warga. Misalnya, ketika pembalap memanfaatkan jasa perahu nelayan untuk pergi memancing, hal tersebut dapat menjadi peluang pendapatan tambahan bagi pemilik perahu.
Dengan demikian, kegiatan olahraga otomotif ini diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi pembalap dan penyelenggara, tetapi juga bagi pelaku usaha kecil serta masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
Total Hadiah Capai Lebih dari Rp100 Juta
Dalam ajang Bupati Supiori Cup Motoprix Championship 2026, panitia menyiapkan total hadiah yang nilainya mencapai lebih dari Rp100 juta untuk diperebutkan para peserta dalam sejumlah kategori perlombaan.
Adapun hadiah yang disiapkan meliputi satu unit sepeda motor Yamaha MX King untuk kategori Open, hadiah sebesar Rp15 juta bagi juara umum kategori Tanah Papua, serta Rp10 juta bagi juara umum kategori Tabi–Saireri–Teluk Cenderawasih.
Sementara itu, untuk kategori Under 23 se-Tanah Papua, panitia menyiapkan satu unit sepeda motor Honda Beat. Adapun kategori Biak–Supiori memperebutkan hadiah sebesar Rp5 juta.
Selain hadiah bagi para juara umum, panitia juga menyiapkan hadiah pembinaan bagi pemenang peringkat pertama hingga kelima sebagai bentuk penghargaan atas prestasi para pembalap.
Aldy menjelaskan bahwa pemberian hadiah tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan untuk mendorong para pembalap terus mengembangkan kemampuan dan meningkatkan kualitas mereka di dunia balap motor.
Ia berharap seluruh peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas, menjaga keselamatan, serta terus mengasah kemampuan agar kelak mampu menjadi pembalap profesional yang dapat mengharumkan nama daerah.
Melalui penyelenggaraan Bupati Supiori Cup Motoprix Championship 2026, panitia berharap olahraga otomotif semakin berkembang di Kabupaten Supiori sekaligus menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat.
(Penulis : John Mampokem)







