SUPIORI | GEMA TIFA PAPUA NEWS – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Papua memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Supiori atas konsistensinya menyelenggarakan kejuaraan otomotif, khususnya ajang “ Road Race Bupati Cup Motor Mix Championship” 2026. Apresiasi ini disampaikan seiring dengan upaya ketat dari pihak penyelenggara dalam menjamin standar keselamatan sirkuit jelang kompetisi bergengsi tersebut.

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan ajang ini, IMI Provinsi Papua bersinergi dengan IMI Sulawesi Selatan (Sulsel) dan IMI Supiori terus melakukan pemantauan langsung terhadap kesiapan arena balap. Kolaborasi ini juga melibatkan panitia setempat guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh peserta maupun penonton.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris IMI Papua, Edy Jafar, saat diwawancarai di Aula Jules F. Warikar di sela-sela rapat koordinasi bersama panitia, Senin (12/10/2026).

Edy menjelaskan, kedatangan timnya lebih awal bersama rekan-rekan dari Makassar difokuskan pada aspek keselamatan (safety) sirkuit. Mengingat lintasan yang digunakan berstatus non-permanen, tingkat kewaspadaan terhadap risiko, terutama bagi penonton, harus ditingkatkan secara maksimal.

“Kedatangan kami lebih awal bersama teman-teman dari Makassar guna memastikan “safety” sirkuit tersebut benar-benar terjaga. Mengingat sirkuit ini non-permanen dan sedikit rawan bagi penonton, maka aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegas Edy.

Ia merincikan, sejumlah mitigasi risiko telah dan sedang dilakukan di area lintasan. Pembatas dipasang di setiap sudut tikungan, sementara ban bekas dan karung yang telah dilapisi digunakan untuk meredam benturan. Objek keras seperti tiang lampu jalan pun tidak luput dari perhatian untuk dibungkus dengan pelindung tambahan.

“Sehingga tidak terjadi kecelakaan yang serius apabila terjadi insiden di arena balap. Sejauh ini, persiapan dari teman-teman panitia di sini sudah mencapai 95 persen dan itu sangat luar biasa,” puji Edy.

Apresiasi Konsistensi dan Wadah Penyaluran Bakat

Lebih lanjut, Edy mewakili Ketua IMI Papua memberikan apresiasi khusus kepada Pemkab Supiori. Menurutnya, Supiori merupakan satu-satunya kabupaten yang secara konsisten menggelar ajang balap motor, dan ini merupakan kali ketiga “event” tersebut dilaksanakan.

“Momen hari ini merupakan contoh yang baik. Bagi teman-teman pembalap, inilah wadah yang benar. Mari salurkan bakat kalian lewat “event” yang resmi dan terstruktur ini,” imbaunya.

Catatan Evaluasi dan Harapan Sirkuit Permanen

Meski memuji kesiapan panitia, IMI Papua memberikan catatan penting terkait manajemen penonton. Mengacu pada evaluasi tahun sebelumnya, panitia diminta untuk memperketat area steril dengan memasang garis polisi (police line).

“Catatan penting dalam “event” hari ini, kita berharap mengacu pada “event” tahun lalu agar penonton tidak lagi masuk sembarangan ke area sirkuit. Kami akan meminta agar “police line” dibuat demi kenyamanan dan keamanan pembalap, tetapi juga penonton,” pintanya.

Di penghujung keterangannya, Edy menyontek harapan besar bagi pengembangan dunia otomotif di wilayah tersebut. Ia mendorong adanya pembangunan infrastruktur permanen untuk mendukung potensi lokal.

“Kami berharap ke depannya ada sirkuit permanen yang dibangun di Kabupaten Supiori. Karena Supiori adalah kabupaten yang selalu konsisten dalam melaksanakan kegiatan otomotif tiap tahunnya, sehingga “event-event”Kejurnas ke depannya bisa kita laksanakan di Papua,” pungkasnya.