SUPIORI | GEMA TIFA PAPUA NEWS – Memasuki hitungan mundur menuju perhelatan akbar “Bupati Supiori Cup Motoprix Championship 2026”, panitia pelaksana menggelar rapat koordinasi keempat. Rapat yang berlangsung di Aula Jules F. Warikar, Senin (12/10/2026), ini menjadi momentum krusial untuk mematangkan persiapan teknis, jaminan keamanan, hingga distribusi tiket masuk yang resmi diserahkan kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Supiori, Budi Mansoben, Sekretaris IMI Papua, Edy Jafar, serta perwakilan dari IMI Sulsel dan IMI Supiori.

Foto Ketua Panitia Bupati Supiori Cup (Aldy)

Ketua Panitia, Aldy, menyatakan bahwa ajang balap motor bergengsi ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 16 hingga 18 Oktober 2026 di Kabupaten Supiori. Dalam rapat tersebut, panitia telah mendengarkan berbagai petunjuk teknis (Juknis) yang dipaparkan langsung oleh Sekretaris IMI Papua, Edy Jafar.

Imbauan Sportivitas dan Jaminan Keamanan

Menanggapi arahan teknis tersebut, Aldy mengimbau kepada seluruh pembalap (rider) dan tim untuk menjunjung tinggi sportivitas.

“Kami berharap kepada seluruh pembalap yang akan berkompetisi agar tetap menunjukkan sikap sportif dan profesional. Hal ini mutlak diperlukan untuk menghindari segala bentuk insiden yang tidak kita inginkan di lintasan,” tegas Aldy kepada awak media usai mengikuti rapat.

Mengantisipasi risiko dalam olahraga otomotif, panitia telah menjalin kerja sama dengan perusahaan asuransi, PT Asuransi Bumi Putra, untuk menjamin perlindungan bagi para pembalap maupun penonton. Selain itu, pemetaan titik rawan di sepanjang lintasan telah dilakukan secara matang.

“Kami dibantu oleh pihak keamanan dari Polres, Yonif 858, serta Satpol-PP untuk menjamin rasa aman dan nyaman, baik bagi ,rider, official, maupun masyarakat yang menyaksikan,” tambahnya.

Distribusi Tiket dan Kontribusi bagi PAD

Salah satu agenda penting dalam rapat keempat ini adalah penyerahan karcis tanda masuk kepada pihak PTSP. Tiket ini selanjutnya akan didistribusikan dan dijual kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN, pihak swasta, serta masyarakat umum, baik dari dalam maupun luar Kabupaten Supiori.

Aldy merincikan skema harga dan kuota tiket yang telah dicetak dan diserahkan kepada PTSP:

Kategori Reguler (Rp20.000): Sebanyak 1.600 lembar.

Kategori Standar (Rp30.000): Sebanyak 3.000 lembar.

Kategori VIP (Rp1.000.000):Sebanyak 100 lembar (mendapatkan fasilitas bebas parkir, tempat khusus, serta konsumsi makan dan minum).

“Seluruh hasil penjualan tiket ini akan disetorkan sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan selanjutnya digunakan untuk pelayanan masyarakat,” jelas Aldy.

Hiburan Artis Papua dan Evaluasi Keselamatan

Untuk memeriahkan acara puncak (opening ceremony), panitia menghadirkan hiburan khusus bagi para pembalap, official, dan penonton. Di antaranya adalah penampilan Dave Baransano bersama sejumlah artis Papua lainnya.

Menutup keterangannya, Aldy memberikan jaminan keamanan berdasarkan evaluasi dari gelaran tahun sebelumnya. “Berangkat dari “event” serupa pada tahun 2025 yang berjalan aman tanpa insiden serius, baik terhadap penonton maupun pembalap, kami optimistis “Bupati Cup 2026” akan berlangsung sukses, aman, dan lancar,” pungkasnya.

–

Penulis : Jhon Mampokem