BIAK |GEMA TIFA PAPUA NEWS – 22 October 2026 ; Suasana penuh haru dan semangat persatuan mewarnai acara Fun Games Hoki yang diselenggarakan di Lapangan Mandala, Kabupaten Biak Numfor. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Biak Numfor, Jimmy Carter Rumbarar Kapissa, S.H., menyampaikan pesan mendalam tentang ketangguhan mental, rasa syukur, serta tuntutan nyata terhadap pemenuhan fasilitas olahraga yang layak bagi para atlet hoki lokal.

Berikut adalah narasi lengkap dari pernyataan beliau yang dirangkum dalam beberapa poin penting.
Rasa Syukur dan Keteguhan di Tengah Kesederhanaan
Wakil Bupati membuka sambutannya dengan mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa mengucap syukur atas kebaikan Tuhan. Ia menekankan bahwa sebagai bangsa yang besar, masyarakat Biak Numfor mampu berdiri teguh meski berada di bawah terik matahari tanpa naungan venue yang memadai.
Acara ini, meskipun terlihat sederhana, lahir dari pikiran jernih, rasa kekhawatiran, keterpanggilan, serta tanggung jawab bersama untuk menjaga eksistensi hoki di tanah Papua, khususnya di Biak. “Kita tunjukkan pada semua bahwa di tengah-tengah terik matahari, kita semua kuat berdiri dan teguh,” ujarnya dengan nada optimis.
Ia juga tak lupa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada sesepuh hoki Biak, Bapak Mamoribo, yang masih sehat dan terus menjadi sumber motivasi. Kehadiran tokoh senior ini dianggap sebagai berkah dan pengingat akan akar sejarah hoki yang telah tumbuh selama lebih dari 44 tahun di wilayah tersebut, sejak sekitar tahun 1980 hingga perayaan ulang tahunnya pada 2020 lalu.tutur Jimmy Carter
Kolaborasi Pemerintah dan Prestasi “Bintang Tiga”
Pemerintah Daerah Biak Numfor menyatakan komitmen penuh untuk bersinergi dengan seluruh cabang olahraga, termasuk Federasi Hockey Indonesia (FHI). Wabup menyoroti pencapaian luar biasa hockey Biak Numfor yang telah meraih status “bintang tiga”, sebuah predikat prestisius yang menegaskan kualitas pembinaan atlet di daerah ini.

“Hockey Biak Numfor sudah bintang tiga. Kita menyumbangkan atlet untuk Papua, untuk negara, dan membawa nama harum di kancah internasional,” tegas Wabup.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, hingga daerah dapat terus diperkuat untuk memenuhi kebutuhan teknis dan fasilitas bagi para atlet.
Mengenang Trauma PON XX dan Tuntutan Keadilan Fasilitas
Dalam bagian yang paling emosional, Wakil Bupati menyentuh isu sensitif mengenai ketidakadilan fasilitas yang pernah dialami Biak Numfor. Ia mengenang kembali Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021, di mana Biak Numfor sempat diberikan janji venue hoki yang luar biasa, namun pada akhirnya pertandingan dipindahkan ke daerah lain.
“Masyarakat Biak Numfor dan keluarga besar hoki mengalami trauma. Kita menyumbangkan segalanya, atlet berprestasi, reward luar biasa, tapi saat pulang, venuenya ada di tempat lain. Ini adalah ketidakadilan,” ungkap Wabub mewakili perasaan ikhlas namun kecewa dari masyarakat setempat.
Untuk menggambarkan situasi tersebut, ia melantunkan sebuah pantun lain ;
“Yang mahir cari ikan di sini,
Yang pakai alat penikam ikan besar di sini,
Tapi perahu di tempat lain.”
Meski demikian, ia menegaskan bahwa kejadian masa lalu tersebut tidak mematahkan semangat, melainkan justru menjadi spirit baru untuk terus berjuang.
Harapan Baru di Era Kepemimpinan Saat Ini
Wabup Jimmy Carter menyampaikan harapan besar kepada kepemimpinan baru, baik di tingkat Provinsi Papua maupun Nasional. Dengan adanya Gubernur dan Wakil Gubernur Papua yang baru, serta Presiden Republik Indonesia yang baru, ia percaya bahwa suara dari Lapangan Mandala Biak Numfor akan didengar.
“Atas nama Bupati Biak Numfor, kami tidak ingin banyak berjanji kosong. namun menjadi tanggungjawab kami semua. Kemana pun kami pergi, kami akan menyuarakan permohonan untuk venue hockey yang representatif. Kami percaya dengan pengharapan dan iman, pasti ada waktunya,” tuturnya dengan tegas.
Pesan Moral: Sportivitas dan Solidaritas Antar-Cabor
Menutup sambutannya, Wabup berpesan kepada para atlet muda agar tetap menjaga mentalitas, sportivitas, dan fair play dalam setiap pertandingan. Ia juga menyampaikan terima kasih dari keluarga besar Persatuan Sepak Bola Biak dan Sekitarnya (PSBS).
Uniknya, ia menyoroti solidaritas antar-cabang olahraga. PSBS mengaku mendapatkan kekuatan dari pilar-pilar pemain hoki yang memiliki disiplin tinggi. “Hockey adalah cabang olahraga bergengsi dan sulit karena atlet harus bermain dengan posisi tubuh membungkuk, menuntut ketahanan fisik dan mental ekstra.
Wabub membuka acara dengan ucapan selamat bertanding kepada seluruh atlet, dengan keyakinan bahwa Tuhan memiliki rencana baik bagi masa depan olahraga di Biak Numfor, sambil Menabuh tifa pertanda FUN GAMES HOCKEY dimulai.
FUN GAMES JADI MOMENTUM MEMBANGUN PRESTASI DAN SOLIDARITAS
Ditemui awak media – Ketua Hockey Pengurus Provinsi Papua, Yotam Wakum, menyampaikan pentingnya kegiatan Fun Games sebagai wadah untuk mempererat kebersamaan, menumbuhkan semangat sportivitas, serta mendorong perkembangan olahraga hockey di Papua.
Kegiatan yang berlangsung pada 22–24 Oktober 2026 di Lapangan Mandala Biak ini diharapkan menjadi momentum untuk membangun semangat kompetisi yang sehat, memperkuat persaudaraan antar pemain, serta menjaring potensi atlet-atlet muda berbakat.
Melalui kegiatan ini, Yotam Wakum berharap olahraga hockey semakin dikenal dan diminati masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga mampu melahirkan atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Papua di tingkat nasional maupun internasional.
Fun Games bukan sekadar ajang bermain, tetapi juga langkah nyata membangun kebersamaan, sportivitas, dan masa depan hockey Papua yang lebih gemilang.
–
Penulis : Tonny Marandof







