BIAK | GEMA TIFA PAPUA NEWS – Federasi Hockey Provinsi Papua terus menunjukkan konsistensi dan dedikasi tinggi dalam upaya mempertahankan hegemoni mereka di kancah nasional. Dengan mata tertuju pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2028 serta Pra-PON 2027 sebagai batu ujian utama, tim Hockey Papua sedang melakukan regenerasi dan penguatan skuad secara intensif.

Foto Kadispora Arius Mirino

Momentum ini ditandai dengan suksesnya penyelenggaraan turnamen “Hockey Fun Game 2026” yang resmi ditutup pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Kegiatan ini bukan sekadar ajang hiburan, melainkan berfungsi strategis sebagai sarana seleksi awal untuk mengidentifikasi talenta-talenta muda potensial dari berbagai sekolah di Biak Numfor.

Komitmen Pemerintah: Venue Terbaik untuk Kawasan Timur

Dukungan penuh pemerintah daerah terhadap cabang olahraga (cabor) hockey kembali ditegaskan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Biak Numfor, Arius Mirino, S.Sos. Mewakili Bupati Biak Numfor, Markus Octovianus Mansnembra, S.H., M.M., dan Wakil Bupati Jimmy Carter Kapisa Rumbarar, S.H., Arius menyampaikan apresiasinya dalam keterangan pers pada Sabtu, 24 Oktober 2026.

Menanggapi antusiasme luar biasa dari para atlet muda yang bahkan rela tidak makan demi fokus bertanding, Arius menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga komitmen nyata terhadap infrastruktur.

“Pemerintah tetap menaruh perhatian khusus bagi hockey Biak Numfor. Saya akan titipkan pesan kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati, bahwa lapangan rumput ini ke depan perlu dibenahi. Kami berkomitmen agar lapangan ini akan menjadi yang terbaik di wilayah kawasan Timur Indonesia, dalam rangka menyongsong PON dan kebanggaan kita bersama,” tegas Arius Mirino.

Mengenang Pionir dan Kebgaan Prestasi Nasional

Dalam sambutannya, Arius juga mengenang jasa pionir hockey di Biak, Bapak Simon Mamoribo, BA., yang telah mengikuti pelatnas sejak tahun 1978. Sejarah panjang ini, menurutnya, menjadi fondasi kuat mengapa hockey Papua hingga kini selalu mendominasi setiap event nasional, bahkan hingga menembus panggung SEA Games dan Asian Games.

“Beberapa hari lalu, teman-teman dari hockey Papua juga sudah kembali dari laga Asian Games. Itu adalah kebanggaan bagi kita semua. Turnamen *fun game* ini memang tidak untuk mencari juara hari ini, tetapi semangat kebersamaan dan jiwa sportivitas yang kita pupuk,” tambahnya.

Regenerasi Tanpa Henti di Tengah Tantangan

Sejalan dengan visi pemerintah, Ketua Pengprov Hockey Papua, Yotam Wakum, S.H., menegaskan bahwa tim tidak pernah mengenal kata istirahat pasca-PON sebelumnya. Latihan berjalan secara kontinu dan disiplin tinggi.

“Terima kasih atas antusiasme yang ada. Event ini menjadi momentum krusial untuk menyaring atlet-atlet terbaik menuju Pra-PON 2027,” ujar Yotam.

Yotam juga menyoroti adaptasi tim di tengah ketidakpastian venue PON 2028 yang sempat diwacanakan pindah dari NTB/NTT ke DKI Jakarta. “Menjelang Desember ini, kami fokus pada persiapan internal sambil menunggu arahan resmi dari KONI Papua,” jelasnya.

Mentalitas Baja dan Sikap Inklusif

Keterbatasan fasilitas lapangan rumput alami yang selama ini digunakan atlet, justru ditempa menjadi mentalitas baja. Namun, dengan janji perbaikan venue dari pemerintah daerah, Yotam optimis hal ini akan semakin memacu prestasi.

“Fasilitas memang sederhana, selalu di lapangan rumput, namun itu tidak sedikit pun menurunkan semangat atlet. Fakta membuktikan tim Papua tetap mampu tampil dominan,” tegas Yotam.

Lebih lanjut, Yotam menekankan sikap inklusif federasi. Hockey Papua terbuka untuk siapa saja tanpa batasan etnis. “Banyak anggota tim kami yang bukan orang Papua namun memiliki dedikasi luar biasa. Kami mengajak semua anak muda yang tumbuh dan besar di Biak untuk bergabung,” ajaknya.

Visi Internasional dan Penutupan Resmi

Menutup rangkaian sambutannya, Kadispora Arius Mirino mengungkap visi besar untuk tahun depan. “Tahun depan kita akan tingkatkan lagi dalam event yang lebih akbar. Bukan *fun game* saja, tapi kita akan hadirkan beberapa negara tetangga, serta negara-negara Asia dan Asia Tenggara,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau kepada para alumni hockey, Dinas Kesehatan, serta seluruh elemen masyarakat untuk terus menopang program pembinaan dari rekrutmen sekolah hingga peningkatan prestasi.

“atas nama Bupati Biak Numfor, Turnamen Hockey Fun Game 2026 pada hari Sabtu, 24 Oktober 2026, saya nyatakan ditutup secara resmi,” pungkas Arius mengakhiri sambutannya, disambut sorak sorai para atlet muda dan seluruh undangan yang hadir.

–

Penulis : Tonny Marandof 

Editor: Anis Rum