Biak | Gema Tifa Papua News – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Biak Numfor dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan kembali membuahkan hasil gemilang di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Bupati Markus O. Mansnembra, S.H., M.M., Biak Numfor sukses meraih Peringkat II Terbaik pada kategori Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan.

Prestasi ini diraih dalam ajang bergengsi Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Papua yang diselenggarakan di Jakarta, Senin (28/9/2026).

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Markus O. Mansnembra. Tak hanya berupa trofi dan piagam pengakuan, Pemkab Biak Numfor juga memperoleh kado istimewa berupa bantuan pemerintah senilai Rp1,5 miliar. Dana ini secara spesifik akan dialokasikan untuk mendukung penguatan dan akselerasi pelayanan kesehatan di daerah.

“Penghargaan ini diterima langsung di Jakarta. Selain apresiasi, kami juga mendapatkan bantuan pemerintah sebesar Rp1,5 miliar yang akan digunakan untuk mendukung penguatan pelayanan kesehatan di daerah,” ujar Bupati Markus di sela-sela acara, Selasa (29/9/2026).

Indikator Penilaian yang Komprehensif

Bupati Markus menegaskan, capaian ini menjadi catatan penting bagi sejarah pembangunan Biak Numfor, khususnya dalam upaya pemerintah daerah menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Ia menjelaskan, kategori yang dilombakan tersebut menilai secara komprehensif berbagai indikator vital. Penilaian mencakup akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), kualitas sanitasi lingkungan, standarisasi fasilitas kesehatan, hingga realisasi program pemeriksaan kesehatan gratis.

“Kategori tersebut antara lain menilai akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, kepesertaan JKN, sanitasi, fasilitas kesehatan sesuai standar, serta pemeriksaan kesehatan gratis,” tandas Bupati.

Klaim Penghargaan Ini Milik Masyarakat

Menanggapi raihan prestisius ini, Bupati Markus O. Mansnembra dengan rendah hati menyatakan bahwa penghargaan tersebut sejatinya adalah milik masyarakat. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga Biak Numfor yang selama ini telah memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program pembangunan daerah, khususnya di sektor kesehatan.

Menurutnya, raihan ini bukan semata-mata keberhasilan birokrasi pemerintah daerah, melainkan hasil dari kolaborasi dan kerja keras bersama antara pemerintah, para tenaga kesehatan, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan yang terus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk pemerintah daerah. Ini adalah apresiasi untuk seluruh tenaga kesehatan dan masyarakat Biak Numfor yang selama ini memberikan dukungan. Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan masyarakat,” ungkap Bupati Markus.

Fokus Pemerataan Layanan hingga ke Kepulauan

Orang nomor satu di Biak Numfor ini juga menegaskan bahwa pembangunan sektor kesehatan akan terus menjadi prioritas utama dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Ia menyoroti pentingnya pemerataan (*equity*) layanan kesehatan. Pelayanan kesehatan, kata dia, harus terus diperkuat dan diratakan agar masyarakat yang tinggal di wilayah perkotaan, pedalaman, hingga wilayah kepulauan dapat memperoleh layanan yang layak, mudah dijangkau, dan berkualitas.

Momentum Pembenahan, Bukan Sekadar Seremonial

Bagi Bupati Markus, raihan Peringkat II ini bukanlah titik akhir atau sekadar seremonial belaka. Sebaliknya, penghargaan ini dijadikan sebagai momentum dan pemacu semangat bagi Pemkab Biak Numfor untuk terus melakukan pembenahan secara berkelanjutan.

Ia menekankan bahwa penghargaan ini tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berinovasi. Justru, capaian tersebut harus menjadi bahan bakar untuk meningkatkan kualitas pelayanan, sekaligus memastikan bahwa setiap manfaat pembangunan benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Dengan penghargaan Terbaik II kategori Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan serta dukungan bantuan pemerintah Rp1,5 miliar, Pemkab Biak Numfor memiliki tambahan momentum untuk memperkuat pelayanan kesehatan di daerah,” pungkas Bupati.

Menutup keterangannya, Bupati Markus kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Biak Numfor. Penghargaan ini adalah hasil dari kerja bersama. Mari kita terus menjaga dan meningkatkan pelayanan kesehatan agar semakin baik dan semakin dekat dengan masyarakat,” tegasnya.

Dari Biak untuk Papua: pelayanan kesehatan terus diperkuat,masyarakat menjadi tujuan utama pembangunan.